Rabu, 05 September 2018

Selamat Bekerja buat Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018-2023




Juliari P Batubara anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan dari Daerah pemilihan Jawa Tengah 1 ( Kota Semarang,Kab Semarang,Kab Kendal, dan Kota Salatiga ) memberikan Ucapan selamat kepada Ganjar Pranowo dan Taj Yasin sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Tengah Periode 2018 - 2023 yang pada hari Rabu, 5 September 2018 dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka Jakarta.
 “Selamat Bekerja buat Gubernur & Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018-2023 ! Merdekaa !

Minggu, 05 Agustus 2018

Juliari P Batubara Kunjungan Kerja Bersama Seribu Warga Kota Semarang


Juliari berdialog dengan warga saat Kunker di kota Semarang.

Bersma ibu ibu yang hadir dalam Kunker perorangan Juliari P Batubara.



Seorang Ibu menghampiri Juliari P Batubara untuk diajak Selfie 


Kunker di kota Semarang.

Juliari P Batubara Sukseskan Asian Games 2018

Mari kita Sukseskan ASIAN GAMES 2018 

Baliho Juliari P Batubara Sukseskan Asian Games 2018 di jalan Arteri Yos Sudarso kota Semarang.

Senin, 23 Juli 2018

Profil Juliari P Batubara Anggota DPR RI Dapil Jateng 1



Dapil Jateng 1 Banyak Artis Nyaleg Juliari Tidak Gentar


Banyaknya dari kalangan artis ibukota yang banting setir maju menjadi calon legislatif pada Pemilu 2019 mendatang, mendapat tanggapan dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Juliari P Batubara.
Menurutnya, merupakan hal yang wajar jika partai politik merekrut artis untuk maju dalam pencalonan anggota legislatif.
“Partai membutuhkan popularitas, apalagi dengan sistem pemilihan umum anggota legislatif terbuka seperti ini, apa saja semua bisa dilakukan termasuk merekrut para artis,” kata Juliari P Batubara, saat kunjungan kerja dan penyerapan aspirasi di Kecamatan Gunungpati Semarang selaku anggota DPR RI, Sabtu (21/7).
Politisi PDIP yang saat ini mencalonkan kembali di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 Dapil I Jateng itu mengungkapkan, tidak terlalu menghawatirkan akan tersaingi popularitas artis yang juga maju di Pemilihan Umum 2019.
“Biasa saja, tidak merasa tersaingi dan semua orang memiliki hak politiknya untuk maju atau tidak,” katanya.
Namun demikian menurutnya, bagi calon anggota legislatif (caleg) yang bukan dari kalangan artis, memiliki kelemahan di sisi popularitas sehingga harus rutin turun menyapa masyarakat di daerah pemilihannya.




“Harus rutin turun ke masyarakat. Kalau artis kan sering tampil di tv dan sebagian sudah dikenal sementara kalau saya yang bukan artis harus turun, kalau tidak turun ya tidak dikenal,” ungkapnya.
Selain itu, kata legislator dari Komisi VI DPR RI itu, sah-sah saja jika partai merekrut artis sebagai calegnya yang menandakan parpol memilih untuk mengambil jalur yang cepat atau tidak melalui kaderisasi.
“Tidak ada masalah, akan tetapi harusnya minimal baik dari kalangan artis, atau atlet/olahragawan sudah menjalani gemblengan serta sudah memahami perjuangan ideologi partainya. Jadi tidak tiba-tiba langsung terjun, langsung transfer kaya pemain bola saja,” ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah parpol pada Pemilu 2019 mencalonkan kalangan artis, seperti Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat, PDI Perjuangan, Partai Nasdem, Golkar, hingga Partai Berkarya.
Dapil I Jateng meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal dan Kota Salatiga. Menjadi pertarungan para caleg artis, seperti Jamal Mirdad dan Yayuk Basuki yang kembali mencalonkan diri, caleg artis pendatang lain seperti Adly Fairuz, Bertrand Antolin, Anisa Bahar, Cut Meyriska, serta mantan petinju juara dunia kelas bulu Chris John juga ramai memanaskan dapil di Jateng.

Minggu, 13 Mei 2018

Juliari Minta Satgas Pangan Bergerak





Anggota Komisi VI DPR Juliari P Batubara meminta Satgas Pangan di berbagai daerah mulai memantau kemungkinan kenaikan harga bahan kebutuhan pokok menjelang Ramadhan yang salah satunya dipicu oleh penimbunan.


"Satgas Pangan harus memastikan tidak ada pihak-pihak yang mengambil kesempatan untuk melakukan penimbunan," kata Juliari usai penyerahan paket bahan kebutuhan pokok berharga murah bagi warga di Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Sabtu.



Berkaitan dengan kesiapan menjelang Ramadhan, ia juga meminta para pedagang untuk tidak menimbun bahan kebutuhan pokok dalam jumlah banyak.

Selain pedagang, ia juga mengimbau masyarakat agar tidak berbelanja barang kebutuhan pokok dengan jumlah berlebihan menjelang Lebaran.

"Belanja secukupnya, tidak perlu melebihi kebutuhan yang seharusnya," ujar politikus PDI Perjuangan itu.

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah I itu, menginisiasi penjualan bahan kebutuhan pokok dengan harga murah bagi warga Susukan.
Dengan menggandeng anggota DPRD serta pemerintah daerah setempat, disiapkan 1.000 paket bahan kebutuhan pokok dengan harga murah yang terdiri atas beras, gula pasir, dan minyak goreng.

https://youtu.be/i049WrCCWlY

Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok agar selalu stabil.

"Boleh naik tapi jangan terlalu tinggi," katanya.

Selain itu, ia mempersilakan penegak hukum untuk melaksanakan tugasnya jika memang ditemukan aksi penimbunan saat Ramadhan.   

Minggu, 06 Mei 2018

DPR RI Juliari P Batubara Mendukung SNC Semarang Mendjadi Event Nasional




Anggota Komisi VI DPR, Juliari Peter Batubara, mendukung gelaran Semarang Night Carnival (SNC) Kota Semarang menjadi event tahunan nasional.

Dengan demikian, SNC akan menjadi salah satu upaya mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan, tidak hanya domestik melainkan juga mancanegara.

"Dengan menjadi event tahunan Kemenpar maka menjadi agenda nasional. Sehingga SNC ini menjadi event yang wajib dikunjungi wisatawan. Itu sangat bagus dan kami pasti mendukung," kata Juliari yang menghadiri Semarang Night Carnival 2018 di depan Balai Kota Semarang, Sabtu (5/5/2018) malam.




Wakil Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan itu menambahkan akan terus mendorong terobosan-terobosan untuk meningkatkan sektor pariwisata Kota Semarang.

Tujuannya agar semakin menggeliat dan banyak dikunjungi wisatawan baik domestik maupun internasional.

https://youtu.be/u6ynNOtJCzg 

Menurutnya, kondisi pariwisata Kota Semarang saat ini sudah bagus bahkan selalu mengalami peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Namun, dia melihat potensinya masih bisa dikembangkan lagi.

"Sehingga jumlah wisatawan yang datang ke Kota Semarang ini bisa ditingkatkan lebih banyak lagi, karena potensinya masih besar," ucapnya. 

Minggu, 15 April 2018

Foto : Juliari P Batubara Menghadiri Rakercabsus PDI Perjuangan Kab Semarang


Juliari P Batubara membuka Rakercabsus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang. 13/4





Juliari P Batubara bersama Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Bambang Kusriyanto







Juliari P Batubara bersama pengurus PAC dan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang


Kamis, 12 April 2018

Juliari Deflasi perlu Diwaspadai



SEMARANG, suaramerdeka.com- Deflasi atau kecenderungan penurunan harga pangan di satu sisi akan memperbaiki daya beli masyarakat kota sebagai konsumen. Namun, di sisi lain, hal itu akan menekan keuntungan bagi petani sebagai produsen pangan.

''Jika deflasi tidak terkendali, dikhawatirkan memperlebar jurang kesenjangan ekonomi antarkelompok masyarakat di kota dan desa yang notabene banyak beprofesi sebagai produsen dan pemasuk bahan pangan,'' ungkap anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi perdagangan, perindustrian, investasi, koperasi, UKM, dan BUMN, Juliari Batubara di Semarang, Rabu (11/4).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng mencatat, Jateng mengalami deflasi sebesar 0,004 persen pada Maret 2018 dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar 130,94. Deflasi tertinggi terjadi di Purwokerto sebesar 0,44 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 129,19 yang disebabkan turunnya berbagai harga komoditas.





Juliari menambahkan perlu keseimbangan antara deflasi dan inflasi agar tidak terlalu tinggi. Dengan keseimbangan ini, baik produsen maupun konsumen akan sama-sama diuntungkan. Di satu sisi konsumen bisa membeli dengan harga wajar, sementara disisi lain harga produksi petani juga tidak terlalu jatuh.

''Intinya tetap dipantau dan diwaspadai, terlebih menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri nanti,'' ujar Wakil Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan tersebut.

Kepala BPS Jateng Margo Yuwono  mengungkapkan deflasi yang terjadi di Purwokerto sebesar 0,004 %, disebabkan penurunan berbagai harga komoditas, yakni harga beras, daging ayam ras, sayuran buncis dan kangkung. Deflasi juga terjadi di Kota Tegal sebesar 0,27 disebabkan turunnya harga beras  dan cabai rawit.

"Pada Maret  Jateng mengalami deflasi yang disebabkan turunnya harga beras dan daging ayam ras di beberapa pasar. Upaya pemerintah untuk menstabilkan harga beras cukup berhasil," katanya.

Ekonom Universitas Diponegoro Semarang FX Sugiyanto menilai upaya pemerintah untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok efektif untuk menekan laju inflasi di Jawa Tengah. "Pada Maret lalu Jateng mengalami deflasi 0,004 persen setelah Januari-Februari 2018 mengalami inflasi. Dari sisi suplai, distribusi barang lancar, kegagalan panen tidak terjadi," katanya.

Menurut Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip itu, upaya pemerintah menstabilkan harga bahan kebutuhan pokok melalui operasi pasar, dan sebagainya itu menjaga ketersediaan stok yang cukup. Untuk inflasi yang masih terjadi di tiga daerah, yakni Semarang, Solo, dan Kudus pada Maret 2018, ia menilainya masih wajar karena ketiganya merupakan kota besar dengan dinamika kebutuhan masyarakat.

"Informasi mengenai harga berbagai barang kebutuhan pokok sekarang kan juga lancar, selain transparan. Misalnya, dengan aplikasi SiHati hasil kerja sama Pemerintah Provinsi Jateng dengan Bank Indonesia," katanya.

Artinya, kata dia, informasi mengenai perkembangan harga kebutuhan pokok di berbagai daerah bisa secepatnya didapatkan sehingga bisa mempercepat langkah pemerintah untuk mengantisipasi.

Akan tetapi, Sugiyanto mengingatkan menjelang bulan Ramadhan membuat kebutuhan dan permintaan masyarakat terhadap kebutuhan meningkat sehingga pemerintah harus tetap berkesinambungan menjaga ketersediaan barang.

Minggu, 01 April 2018

Juliari Menginginkan Perempuan di Sektor UMKM Tingkatkan Ekonomi Petani




KENDAL – Kunjungan kerja anggota DPR RI Juliari P Batubara di Sukorejo Kendal dalam rangka meningkatkan Koperasi UMKM dan Pemberdayaan Perempuan di kabupaten kendal. Kemarin (31/3). Upaya meningkatkan kualitas petani tembakau di kendal kembali stabil sehingga dapat meningkatkan ekonomi bagi petani.



Hadir, dalam kegiatan ketua DPC PDI P Widya Kandi Susanti, anggota dewan dari partai PDI P, Laskar Kretek dan kader Partai PDI P.
Upaya tingkatkan ekonomi masyarakat dengan menggalakan Koperasi UMKM dan Pemberdayaan Perempuan diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan masyarakat.
Anggota DPR RI Juliari P Batubara mendorong wanita dalam keanggotaan koperasi para petani tembakau di Kendal. Saat ini peran wanita menjadi petani tembakau di Kendal cukup tinggi oleh sebab itu sebagai langkah upaya pemberdayaan wanita dengan melibatkannya dalam pembentukan koperasi.



“Lembaga penerima bantuan harus berbadan hukum, Jadi saat ini dalam memberikan bantuan sangat sulit dan dengan hadirnya perempuan di koperasi para petani tembakau, dirinya juga bisa terlibat dalam pengelolaan bantuan tersebut,” ungkapnya.
Peran koperasi sendiri akan menguntungkan para petani tembakau. Pasalnya koperasi ini dibentuk untuk mencukupi kebutuhan petani selama masa tanam. Kini tengah dibentuk RUU inisiatif mengenai tembakau.
“Itu merupakan tugas pokok kami mencoba melindungi semua kepentingan termasuk para perani tembakau,” tandasnya Juliari P Batubara.

Jumat, 23 Maret 2018

Hasil Kunjungan BKSAP Ke Rumania


Kunjungan Delegasi BKSAP DPR RI dipimpin Wakil Ketua BKSAP Juliari P. Batubata dengan eksekutif Kamar Dagang Rumania di Bukares, 

Indonesia dan Rumania telah menyetujui kerjasama sektor perdagangan sejak lama. Bagi Indonesia, Rumania adalah pintu masuk menuju pasar Uni Eropa, sementara Indonesia merupakan pintu masuk menuju pasar ASEAN. Karenanya, untuk memaksimalkan pasar ekspor Indonesia,

https://youtu.be/4LEb-IHHiY4 

Rumania  menawarkan pelabuhan Constanta yang berada di tepi Laut Hitam sebagai hub logistik utama bagi masuknya komoditas impor nasional ke negara itu.

Demikian mengemuka dalam kunjungan Delegasi Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua BKSAP Juliari P. Batubata dengan eksekutif Kamar Dagang Rumania di Bukares, Rumania, Rabu (21/3/2018) waktu setempat.




Minggu, 11 Maret 2018

Tips Sukses Menjadi Pengusaha Sukses Dari Juliari P Batubara


Anggota DPR RI PDI Perjuangan, Juliari Batubara, memberikan tips untuk menjadi pengusaha yang sukses.

Menurutnya, ada tiga cara untuk menggapai mimpi menjadi pengusaha saat Gathering Blogger bertema 'From Blogger To Entrepreneur', di All Stay Hotel, Selasa (6/3/2018) malam.

Pertama, untuk menjadi pengusaha harus berani mengambil risiko. Termasuk berani mengalami kegagalan atau kerugian.

"Kalau masih takut, berarti belum bisa berbisnis. Karena pengusaha itu harus berani rugi, karena nggak mungkin pasti untung terus. Malah biasanya awal rugi dulu," kata dia dihadapan puluhan blogger di Semarang itu.




https://youtu.be/3FLZSDGlyis 

Kemudian yang kedua, kata dia, untuk menjadi pengusaha harus bisa berbeda dengan yang lainnya.

Misalnya, dengan memanfaatkan dunia digital sebagai sarana peluang dalam mengembangkan bisnis.

"Zaman saya dulu, mau beli tiket harus datang ke biro travel dan kal‎au tutup tunggu sampai buka keesokan harinya. Tapi sekarang beli tiket saja cuma pakai ponsel saja sudah bisa, yang lebih memudahkan kita," ujar dia.



Sarannya yang ke tiga, bagi para blogger yang ingin merambah dunia usaha jangan pernah merasa putus asa.

"Belum sukses sudah menyerah duluan. Pengusaha nggak bisa seperti itu, harus terus berjuang," ujar dia.

Dia menambahkan, untuk menjadi pengusaha yang sukses, tidak perlu sekolah yang tinggi dan meraih gelar doktor.

‎"Tidak perlu sekolah tinggi S1, S2, S3, apalagi sampai S4. Siapapun bisa jadi pengusaha sukses, meskipun tidak punya ijazah pendidikan," jelas dia.





Juliari P Batubara Meminta Pemerintah Sediakan Internet Cepat




Di tengah era digital, pengusaha dituntut untuk melakukan inovasi. Beberapa tahun terakhir, tren berbelanja online sudah menjadi kegiatan yang lumrah di masyarakat.

Untuk mendukung para entrepreneur mengembangkan usahanya, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Juliari P Batubara meminta pemerintah menyediakan infrastruktur yang memadai untuk para pengusaha.

“Pemerintah bisa menyediakan internet yang cepat. Itu yang dibutuhkan di era online shopping saat ini. Saat ini kecepatan internet di negara masih kurang cepat dibanding negara tetangga,” katanya usai Talk Show From Bolgger to Entrepreneur di All Stay Hotel Semarang, Selasa (6/3) petang.




Dia mengatakan, kendala yang dihadapi pemerintah untuk penyediaan internet cepat adalah jaringan yang belum semua menggunakan teknologi terbaru.





Dengan memanfaatkan internet, pengusaha tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pemasaran. Selain itu jangkauan persebaran pasarnya juga tidak terbatas wilayah tertentu saja.

Namun tantangan yang dihadapi adalah persaingan yang semakin sengit sehingga setiap produk yang dihasilkan harus memiliki keunikan agar menarik minat pembeli.

“Sebagai pengusaha harus berani rugi terlebih dahulu. Kalau takut rugi, jangan jadi pengusaha. Jangan lupa perluas pergaulan dan bergabung dengan komunitas,” imbuhnya.

Sabtu, 03 Maret 2018

Juliari P Batubara Jangan Sampai Pilgub Jateng Ada Hoax







Anggota DPR RI Juliari P. Batubara mengaku khawatir hajat pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2018 dikotori oleh berita- berita palsu atau hoaks yang menyesatkan. Ia pun meminta masyarakat berhati-hati terhadap penyebaran berita atau kabar yang belum jelas kebenarannya.


"Dalam setiap kesempatan saya selalu mengingatkan agar jangan mudah percaya berita yang belum jelas kebenarannya, dan senantiasa mengkonfirmasi sumbernya," kata Juliari Sabtu (3/3) saat kunjungan kerjanya di Semarang.


Politikus PDIP itu mengakui, kekhawatiran hoaks ini dimainkan dalam Pilgub Jawa Tengah. Apalagi cara-cara yang tak sehat tersebut kini sudah menggejala. "Karena berita-berita hoaks tidak bisa disetop 100 persen," ucapnya.


Namun, menurutnya masih ada upaya- upaya yang bisa dilakukan untuk menangkal. Misalnya masyarakat (para pemilih) agar lebih selektif dan tidak lekas percaya terhadap penyebaran berita- berita hoaks tersebut. Oleh karena itu, ia pun mengembalikan kepada seluruh warga Jawa Tengah, agar jangan langsung percaya berita- berita seperti itu.


"Bila perlu, jika memang tidak jelas sumber maupun asal- usulnya disarankan untuk dihapus saja. Ya mudah- mudahan tidak sampai ada, karena memang meresahkan," tegas anggota Komisi VI DPR RIini.


Masih terkait dengan maraknya kabar yang menyesatkan, Juliari juga sangat mendukung langkah aparat kepolisian, yang terus memerangi berita- berita hoaks di tengah masyarakat.


Termasuk dalam menindak para pelakunya, seperti halnya yang sudah dilakukan terhadap para anggota Muslim Cyber Army (MCA), di beberapa daerah, baru- baru ini.


"Kita lihat seperti kemarin, Polri sudah melakukan tindakan terkait MCA, makanya kita dukung dan saya kira enggak usah ragu- ragu dalam menindak tegas terhadap para pelaku penyebar berita hoax tersebut," katanya lagi.




Juliari P Batubara Menggelar Pasar Murah Di Empat Kecamatan



Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi PDI Perjuangan, Juliari P Batubara melakukan kunjungan kerjanya bersama Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi di Kecamatan Banyumanik, Semarang.







Pada pembukaan pasar murah di Kecamatan Banyumanik, Juliari P Batubara menyebutkan, pasar murah itu digelar di empat titik, yakni Kecamatan Banyumanik dan Pedurungan pada Jumat (2/3), kemudian Semarang Utara dan Semarang Timur, Sabtu (3/3).

“Awal Februari 2018,  saya juga menggelar pasar murah di dua titik di Kota Semarang, yakni Kecamatan Semarang Barat dan Tembalang,” ungkap Wakil Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan itu.

Menurut Ari sapaan akrabnya, teknologi pertanian harus dikembangkan untuk mendorong swasembada pangan.

Hal ini, lanjut dia, seiring dengan produktivitas pertanian yang semakin meningkat dengan sentuhan teknologi canggih.

“Masalah teknologi pertanian ini harus terus dikembangkan. Pemerintah pusat saat ini sedang mendorong swasembada pangan dengan produktivitas pertanian memanfaatkan perkembangan teknologi,” katanya.

Rabu, 28 Februari 2018

Juliari Peluang UMKM Di Ekonomi Digital


Anggota Komisi VI Juliari Batubara, menilai berbagai UMKM harus bisa mengantisipasi peluang ekonomi digital (e-commerce) yang dinilai bakal bertambah besar ke depannya. "Peluang UMKM di ekonomi digital tentu harus diantisipasi. Pelaku e-commerce yang sudah besar, kita dorong untuk merangkul UMKM," kata Anggota Komisi VI Juliari Batubara.

Menurut politisi PDIP itu, pengembangan atas kerja sama semacam itu dinilai bakal bisa menciptakan hasil yang lebih baik, karena kontribusi UMKM terhadap penyerapan tenaga kerja dinilai lebih signifikan.

Ia mengingatkan adanya kajian menyebutkan kontribusi UMKM terhadap kemajuan ekonomi lima tahun terakhir juga meningkat dari 57 persen menjadi 60 persen lebih, sedangkan perkembangan pengguna internet di negara-negara berkembang cukup tinggi

Senin, 26 Februari 2018

Juliari P Batubara Enom Lan Mumpuni


Juliari P Batubara  ( Ari Batubara )

Ari Batubara terlahir di Jakarta pada 22 Juli 1972, dari pasangan AP Batubara dan MH Tambunan, 


Setelah lulus dari SMAN 8 Tebet Jakarta Tahun 1991, kemudian melanjutkan kuliah di Riverside City College USA. Tahun: 1991 - 1995, dan Bussiness Administration with minor in Finance, Chapman University USA. Tahun: 1995 - 1997. 


Usai menempuh pendidikan di negeri Paman Sam, Ari kemudian bergabung di perusahaan sang Ayah. Meskipun demikian, dia merintis karirnya dari bawah, hingga akhirnya mampu menyusun strategi bisnisnya hingga maju.

Pembukaan UUD 1945 


"Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan."



"Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur." 


"Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya." 


"Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : 


Ketuhanan Yang Maha Esa, 


Kemanusiaan yang adil dan beradab, 


Persatuan Indonesia, dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, 


serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.



Minggu, 25 Februari 2018

Juliari P Batubara Menginginkan Penghentian Pengiriman TKI ke Malaysia




Anggota DPR RI Juliari P Batubara dari Fraksi PDI Perjuangan dapil Jateng 1 ini menginginkan adanya peninjauan ulang tentang pengiriman Tenaga Kerja Indonesia ( TKI ) ke Malaysia. Seperti kita ketahui bersama adanya beberapa kasus yang menimpa TKI yang berada di malaysia.

Dua tahun terakhir, jumlah kematian tenaga kerja Indonesia di luar negeri atau pekerja migran meningkat. Sepanjang 2016 hingga Januari 2018, tercatat lebih dari 400 orang tenaga kerja Indonesia meninggal dunia. Penyiksaan dan kecelakaan kerja tercatat menjadi penyebab utama kematian tenaga kerja Indonesia.


Juliari Melaui akun sosial medianya mengatakan Tdk ada yg lebih sedih drpd mendengar berita spt ini..Saudara sebangsa kita dianiaya sampai meninggal saat sdg bekerja mencari nafkah di negara lain.
Setuju 1000% utk menghentikan pengiriman TKI ke Malaysia ! 
Hrsnya sdh dilakukan sejak dahulu. Pemerintah jgn ragu2... tulis Juliari.

PDI Perjuangan Mencalonkan Jokowi Lagi 2019




PDI Perjuangan scr resmi kembali mencalonkan Ir H Joko Widodo sbg Calon Presiden RI th 2019-2024 ! 






Kamis, 22 Februari 2018

Juliari Pelabuhan Kendal Serahkan Pada Ahlinya



Anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI Juliari P Batubara menilai pengelolaan Pelabuhan Kendal, Jawa Tengah, lebih baik diserahkan kepada ahlinya, yakni PT Pelabuhan Indonesia.

"Saya rasa harus dilihat rekam jejak Pemerintah Kabupaten Kendal dalam mengelola pelabuhan sudah ada belum? `Know how`, bahasa Inggrisnya, maksudnya kemampuan. Apa mumpuni?," katanya di Semarang, Jumat.

Hal itu diungkapkan legislator dari Dapil Jateng 1 yang membawahi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kendal, dan Salatiga itu saat kunjungan kerja dan meninjau pasar murah di Kecamatan Semarang Barat.

Pemkab Kendal, melalui Dinas Perhubungan setempat sebelumnya meminta kepada pemerintah pusat supaya menghibahkan asetnya yang ada di Pelabuhan Kendal, yakni aset laut senilai Rp97 miliar.

Ari, sapaan akrab anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi perdagangan, perindustrian, koperasi, UKM, investasi, dan BUMN itu mengatakan selama ini Pemkab Kendal belum pernah mengelola pelabuhan.

"Mengelola pelabuhan besar itu tidak mudah. Punya tidak sistemnya? SDM-nya? Dari rekam jejaknya, selama ini Pemkab Kendal hanya mengelola pelabuhan penumpang dan itupun cuma satu jurusan," katanya.

Artinya, kata Ari yang juga Wakil Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan itu, belum saatnya Pemkab Kendal mengelola Pelabuhan Kendal jika nanti sudah selesai pembangunannya karena memang belum siap.

Kekhawatirannya, jika Pelabuhan Kendal dikelola pemkab setempat, bukan pada persoalan nantinya aset tersebut akan menjadi mangkrak, tetapi lebih pada pengoptimalan pengelolaan pelabuhan tersebut.

"Kekhawatiran saya, tidak bisa dikelola secara profesional. Biar saja dikelola Pelindo sebagai operator pelabuhan. Kalau Pelindo kan selama ini sudah menjadi bisnisnya dalam pengelolaan pelabuhan. Serahkan saja kepada ahlinya," tegasnya.

Kerja sama Pemkab Kendal dengan Pelindo III, kata dia, bisa tetap dilakukan dan dibicarakan lagi, tetapi kalau untuk penyerahan aset pelabuhan untuk dikelola Pemkab Kendal memang belum saatnya.

"Kalau diserahkan untuk dikelola kalau Pelabuhan Kendal sudah jadi, belum saatnya karena belum ada rekam jejak dan belum melihat Pemkab Kendal punya kemampuan mengelola pelabuhan sekelas itu," pungkas Ari.