Rabu, 30 Maret 2016

Juliari Minta Perusahaan Jaga Komitmen CSR

Foto : Juliari P Batubara selfie bersama dengan warga saat reses di perumnas sendangmulyo kec tembalang kota semarang (30/3) 




Semarang (ANTARA News) - Anggota 
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Juliari P Batubara meminta kalangan perusahaan menjaga komitmennya dalam menyalurkan dana CSR (corporate social responsibility).

"Selama ini, saya melihat komitmen kalangan perusahaan sudah cukup bagus," katanya, saat kegiatan penjaringan aspirasi atau reses di Kelurahan Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Semarang, Rabu.

Politikus PDI Perjuangan itu mencontohkan proyek pembangunan jalan aspal dan saluran air di Jalan Bukit Melati X, Sendangmulyo, yang merupakan bantuan CSR PT Perusahaan Gas Negara (PGN) tahun 2015.

(Foto : Juliari P Batubara memberikan sumbangan kepada anak yatim dan para lansia di perumnas sendangmulyo 30/3)


    Pembangunan jalan dan saluran air itu, kata dia, membuktikan komitmen perusahaan dalam menyalurkan dana CSR, demikian juga dengan perusahaan-perusahaan lain yang melakukan kegiatan CSR serupa.

"Pengajuannya kan dari masyarakat. Ya, perusahaan akan mengkaji mana yang disetujui," kata anggota DPR RI dari Dapil I Jawa Tengah, meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, dan Salatiga itu.

Ari, sapaan akrab Juliari berjanji akan mengawal komitmen kalangan perusahaan dalam penyaluran dana CSR, apalagi jika program-program yang diajukan memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

"Memang tidak mungkin semua disetujui, namun dipilih yang tepat sasaran. Misalnya, jalannya ternyata masih bagus, ya, tidak disetujui. Namun, kalau memang dibutuhkan akan diperbaiki," katanya.

Yang jelas, Ari menilai komitmen kalangan perusahaan terhadap penyaluran dana CSR dan program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL) selama ini sudah cukup bagus, terutama di wilayah yang menjadi dapilnya.

Sejak dilantik sebagai anggota DPR RI pada 1 Oktober 2014, Ari sampai sekarang ini sudah melakukan kunjungan sebanyak 30 kali di wilayah yang menjadi dapilnya di empat kabupaten/kota tersebut.

Kunjungan itu dilakukan anggota Komisi VI DPR yang membidangi industri, perdagangan, dan koperasi itu, baik dalam bentuk kegiatan reses, kunjungan kerja, maupun sosialisasi empat pilar kebangsaan.

Minggu, 27 Maret 2016

Juliari P Batubara Dilantik Sebagai Wakil Ketua BKSAP DPR RI

Wakil Ketua DPR Fadli Zon melantik Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) yang baru Juliari P Batubara (F-PDI Perjuangan). Juliari menggantikan Wakil Ketua yang lama dari PAN Teguh Juwarno.

Juliari ditetapkan dalam Rapat Pleno BKSAP, Selasa (15/3/2016), dan dihadir Ketua BKSAP Nurhayati Ali Assegaf, Wakil Ketua Tantowi Yahya, dan anggota BKSAP lainnya. BKSAP, kata Fadli, sudah tiga kali melakukan pergantian pimpinan.

Formasi pimpinan baru BKSAP selengkapnya adalah Nurhayati Ali Assegaf sebagai ketua dan didampingi empat wakil ketua masing-masing Tantowi Yahya (F-PG)), Juliari P Batubara (F-PDI Perjuangan), Rofi’ Munawar (F-PKS), serta Syaifullah Tamliha (F-PPP).

Senin, 21 Maret 2016

Mantan Ketua IMI Juliari P Batubara Menyaksikan Langsung Pembalap Rio


Hari minggu 20/2 ajang F1 yang berlangsung di Australia dihadiri sejumlah pejabat negara nampak juga hadir mantan ketua IMI 2 periode Juliari Pieter Batubara yang sekaligus anggota DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan, Juliari P Batubara menyaksikan langsung.

Meskipun Rio Haryanto tidak mencapai Finish dalam laga perdananya Juliari berharap kedepannya Rio Haryanto mampu mencapai finish dan memperoleh poin dan tetap semangat membawa nama baik bangsa Indonesia. 

Seperti kita ketahui bersama Rio Haryanto menyelesaikan 19 dari 57 putaran. Mobilnya mengalami kendala setelah adanya safety car dan red flag. Safety car keluar karena insiden tabrakan antara Fernando Alonso dan Esteban Gutierrez di lap 19.

Akun Twitter resmi Manor Racing menyebut ada masalah teknis di sektor Driveline membuat Rio tidak dapat melanjutkan lomba setelah Red Flag dikibarkan.

Masalah di sektor kemudi ini memang tidak dapat diselesaikan dalam waktu hitungan menit saja sehingga mobil MRT05 milik Rio Haryanto terpaksa harus ditarik lagi ke garasi.

Rio mengaku sedih karena gagal melihat bendera kotak-kotak hitam-putih berkibar sebagai tanda akhir lomba. Namun Rio menikmati pengalaman debut pertamanya di F1.

Selasa, 15 Maret 2016

Juliari P Batubara Dilantik Sebagai Wakil Ketua BKSAP



Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon melantik Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) yang baru Juliari P Batubara (F-PDI Perjuangan). Juliari menggantikan Wakil Ketua yang lama dari PAN Teguh Juwarno.
 
Juliari ditetapkan dalam Rapat Pleno BKSAP, Selasa (15/3), dan dihadir Ketua BKSAP Nurhayati Ali Assegaf, Wakil Ketua Tantowi Yahya, dan para anggota BKSAP lainnya. BKSAP, kata Fadli, sudah tiga kali melakukan pergantian pimpinan. Kini, formasi pimpinan BKSAP sudah lengkap. 
 
Formasi pimpinan baru BKSAP selengkapnya adalah Nurhayati Ali Assegaf sebagai ketua dan didampingi empat wakil ketua masing-masing Tantowi Yahya (F-PG)), Juliari P Batubara (F-PDI Perjuangan), Rofi’ Munawar (F-PKS), serta Syaifullah Tamliha (F-PPP).
 
“Ini hasil dari kesepakatan bersama. Saya kira selama tidak ada komplain dari semua fraksi, saya kira tidak ada masalah. Ini bagian dari dinamika politik yang baru terealisasi sekarang. Kita berharap kepada Pimpinan BKSAP yang baru bisa bekerja lebih optimal. Dan mampu menjalankan tugas yang diamanatkan UU MD3, khususnya dalam diplomasi parlemen. Ini yang diemban oleh BKSAP,” kata Fadli usai rapat

Selasa, 08 Maret 2016

Talkshow Kewarganegaraan UKSW Mengandeng Juliari P Batubara


Salatiga- (8/3) Universitas Kristen Satya Wacana atau yang lebih di kenal UKSW mengadakan Talkshow dengan menghadirikan pembicara Juliari P Batubara anggota DPR RI komisi VI dari Fraksi PDI Perjuangan bersama Rektor UKSW Prof John Titaley. Juliari sendiri mengatakan " saya Sangat senang diundang di UKSW Salatiga ini , bertemu dan berdiskusi dengan adik adik mahasiswa calon calon pemimpin bangsa " lebih lanjut kata Juliari warga negara Indonesia sendiri memiliki kewajiban untuk melaksanakan dan menjaga identitas nasional Indonesia, sesuai dengan amanat UUD 1945 pasal 26 dan 27. Yang mengatakan bahwa “setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara”. Bela negara yang dimaksud tentu bukan melulu soal perang, misal Taat dalam membayar pajak dan retribusi yang telah ditentukan oleh pemerintah, mentaati serta menjunjung tinggi hukum tanpa terkecuali, itu sudah bagian dari bela negara tutup Juliari.

Acara Talkshow sendiri dihadiri ratusan mahasiswa / mahasiswi UKSW Salatiga.