SEMARANG, suaramerdeka.com - Gubernur
Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku siap jika diperintahkan partai untuk
memimpin Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Tengah. Namun jika
masih boleh mengungkapkan pendapat, Ganjar akan meminta orang lain saja
yang mendapat perintah tersebut.
"Kalau perintah partai saya
tidak bisa menolak, tapi kalau boleh usul sebaiknya saya konsentrasi
sebagai gubernur saja, biar saya jadi miliknya masyarakat Jateng
meskipun saya tidak akan pernah meninggalkan darimana saya lahir,"
katanya, Senin (21/10).
Ganjar mengatakan, dirinya belum
mengetahui kapan penunjukan ketua DPD definitif. Sebelum ada penunjukan,
menurutnya, para kandidat akan dipanggil menghadap ketua Umum PDIP
Megawati Soekarnoputri. "Saat dipanggil itu maka argumentasinya akan
saya sampaikan ke publik seandainya ya atau tidak," katanya.
Bursa
ketua DPD PDIP Jateng mencuat lagi setelah lontaran Wakil Bendahara DPP
PDIP Juliari P Batubara. Menurut caleg DPR RI dapil satu tersebut, DPP
sudah mengantongi nama-nama kandidat. Megawati akan mengumumkan siapa
pengganti mantan Ketua DPD PDIP Jateng Murdoko, sebelum tutup tahun.
Setelah
Murdoko tersandung koruspi, DPD PDIP Jateng kini dipimpin Pelaksana
Tugas M. Prakosa. Beberapa kepala daerah disebut-sebut menjadi suksesor.
Selain Ganjar, ada Wakil Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko, Wali Kota
Tegal Ikmal Jaya, Wali Kota Surakarta F X Rudyatmo, Wali Kota Semarang
Hendrar Prihadi. Sejumlah pengurus DPD seperti Sekretaris Agustina
Wilujeng dan Wakil Ketua Nuniek Sriyuningsih juga masuk bursa.
Sementara,
Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyatakan, ketua definitif sudah ditunjuk
sebelum Desember 2013. Meski masih enggan menyebut nama-nama kandidat,
Puan tidak menampik jika Ganjar menjadi salah satu nama yang
dipertimbangkan.
"Pak Ganjar layak karena kader PDIP. Kalau pun diinginkan harus bisa membagi waktu karena dia gubernur," katanya.
(
Anton Sudibyo /
CN31 / SMNetwork )
Sumber: http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/news/2013/10/21/176550