SEMARANG – Setiap kali pesta demokrasi dimulai, maka setiap kali itu pula banyak calon-calon pemimpin yang kerap menonjolkan sisi pencitraan. Sedangkan sisi kemasyarakatan seolah masih dikesampingkan.
Hal tersebut disampaikan oleh anggota DPR RI Juliari Batubara, saat melakukan kunjungan kerja perorangan untuk Kecamatan Gajah Mungkur di Papandayan, Jumat (21/8). Ia berharap pemimpin Kota Semarang ke depan memiliki sosok tangguh berjiwa wirausaha sehingga memiliki memunculkan ide-ide/ gagasan lapangan kerja.
Dengan adanya lapangan kerja, kata dia, angka pengangguran akan berkurang. Dampaknya, kesejahteraan warga pun menjadi meningkat.
“Selain itu, angka kriminalitas juga akan berkurang sehingga warga bisa bekerja dengan nyaman dan aman. Namun, saya yakin, pemimpin Kota Semarang ke depan bukanlah sosok seperti itu. Mas Hendi, saya yakin, adalah orang yang paling tepat memimpin Semarang lima tahun ke depan karena visi/ misi dan program kerjanya jelas, nyata dan terbukti hingga saat ini,” kata politikus PDI Perjuangan itu.
Sementara, calon walikota dari PDI Perjuangan-Partai Demokrat-Partai NasDem Hendrar Prihadi mengaku ada beberapa aspek ekonomi selama masa kepemimpinannya mencatat sejumlah perbaikan. Angka investasi, selama ia menjadi walikota, naik per tahun rata-rata 5%-7%.
Tidak hanya itu, Upah Minimum Kota (UMK) Semarang naik mencapai rekor hingga 22%. Selain itu, ia juga telah berbicara langsung dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait percepatan pembangunan di kota ini meliputi penyelesaian perluasan bandara, percepatan pembangunan tol Semarang-Solo dan tol Semarang-Batang. Selain itu, saat masih menjabat walikota, ia meminta agar Presiden Jokowi melakukan percepatan pembangunan underpass Jatingaleh dan membangun kawasan wisata bahari Tambaklorok.
“Semua program pembangunan bisa berjalan lancar dan bagus karena Presidennya dari PDI-Perjuangan, Mas Juliari Batubara dan Gubernur-nya juga dari PDI Perjuangan. Semoga nanti walikotanya juga bisa dari PDI Perjuangan namun tentu membutuhkan dukungan nyata panjenengan semua,” harap Hendi, panggilan akrab Hendrar Prihadi.