Sabtu, 22 Agustus 2015

Juliari: Mas Hendi Kerjanya Jelas, Nyata, dan Terbukti !


SEMARANG – Setiap kali pesta demokrasi dimulai, maka setiap kali itu pula banyak calon-calon pemimpin yang kerap menonjolkan sisi pencitraan. Sedangkan sisi kemasyarakatan seolah masih dikesampingkan.

Hal tersebut disampaikan oleh anggota DPR RI Juliari Batubara, saat melakukan kunjungan kerja perorangan untuk Kecamatan Gajah Mungkur di Papandayan, Jumat (21/8). Ia berharap pemimpin Kota Semarang ke depan memiliki sosok tangguh berjiwa wirausaha sehingga memiliki memunculkan ide-ide/ gagasan lapangan kerja.

Dengan adanya lapangan kerja, kata dia, angka pengangguran akan berkurang. Dampaknya, kesejahteraan warga pun menjadi meningkat.

“Selain itu, angka kriminalitas juga akan berkurang sehingga warga bisa bekerja dengan nyaman dan aman. Namun, saya yakin, pemimpin Kota Semarang ke depan bukanlah sosok seperti itu. Mas Hendi, saya yakin, adalah orang yang paling tepat memimpin Semarang lima tahun ke depan karena visi/ misi dan program kerjanya jelas, nyata dan terbukti hingga saat ini,” kata politikus PDI Perjuangan itu.

Sementara, calon walikota dari PDI Perjuangan-Partai Demokrat-Partai NasDem Hendrar Prihadi mengaku ada beberapa aspek ekonomi selama masa kepemimpinannya mencatat sejumlah perbaikan. Angka investasi, selama ia menjadi walikota, naik per tahun rata-rata 5%-7%.

Tidak hanya itu, Upah Minimum Kota (UMK) Semarang naik mencapai rekor hingga 22%. Selain itu, ia juga telah berbicara langsung dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait percepatan pembangunan di kota ini meliputi penyelesaian perluasan bandara, percepatan pembangunan tol Semarang-Solo dan tol Semarang-Batang. Selain itu, saat masih menjabat walikota, ia meminta agar Presiden Jokowi melakukan percepatan pembangunan underpass Jatingaleh dan membangun kawasan wisata bahari Tambaklorok.

“Semua program pembangunan bisa berjalan lancar dan bagus karena Presidennya dari PDI-Perjuangan, Mas Juliari Batubara dan Gubernur-nya juga dari PDI Perjuangan. Semoga nanti walikotanya juga bisa dari PDI Perjuangan namun tentu membutuhkan dukungan nyata panjenengan semua,” harap Hendi, panggilan akrab Hendrar Prihadi.


Kunjungan Kerja Perorangan Juliari P Batubara


Foto : Juliari P Batubara saat kunjungan kerja perorangan di kecamatan Gajah Mungkur kota semarang 

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Juliari P. Batubara mengamati sosok pemimpin Kota Semarang yang akan memegang kendali selama lima tahun kedepan.

Menurutnya pemimpin Kota Semarang ke depan haruslah sosok tangguh berjiwa wirausaha yang memiliki kemampuan untuk membuka lapangan kerja sekaligus mengurangi angka pengangguran.

Hal tersebut diungkapkan anggota Komisi VI DPR yang membidangi industri, perdagangan, dan koperasi itu saat kegiatan kunjungan kerja perorangan di Papandayan, Kecamatan Gajah Mungkur, Semarang, Jumat (21/8).

Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah I itu menjelaskan, berkurangnya angka pengangguran akan membuat kesejahteraan warga meningkat.

“Selain itu, angka kriminalitas juga akan berkurang sehingga warga bisa bekerja dengan nyaman dan aman,” katanya.

Dijelaskan, masih banyak pemimpin daerah yang seolah mengabaikan pembangunan sisi kemasyarakat. Mereka hanya membuat pembangunan fisik yang hanya menonjolkan sisi pencitraan.

“Namun saya yakin, pemimpin Kota Semarang ke depan bukanlah sosok seperti itu. Mas Hendi saya yakin, adalah orang yang paling memimpin Semarang lima tahun ke depan karena visi misi dan program kerjanya jelas, nyata dan terbukti hingga saat ini,” tukasnya.

Menanggapi hal itu, bakal calon Walikota Semarang Hendrar Prihadi yang kebetulan hadir mengakui jika beberapa aspek ekonomi selama masa kepemimpinannya mencatat sejumlah perbaikan. Angka investasi selama ia menjadi walikota, naik per tahun rata-rata 5-7 persen.

Adapun di bawah kepemimpinannya pula, Upah Minimum Kota (UMK) Semarang naik mencapai rekor hingga 22 persen. Selain itu, ia juga telah berbicara langsung dengan Presiden Joko Widodo terkait percepatan pembangunan di kota ini.

Percepatan tersebut meliputi penyelesaian perluasan bandara, percepatan pembangunan tol Semarang-Solo dan tol Semarang-Batang. Selain itu, Hendi saat masih menjabat walikota juga meminta agar Presiden Jokowi melakukan percepatan pembangunan underpass Jatingaleh dan membangun kawasan wisata bahari Tambaklorok.

“Semua program pembangunan bisa berjalan lancar dan bagus karena Presidennya dari PDI-Perjuangan, mas Juliari Batubara dan Gubernur-nya juga dari PDI Perjuangan. Semoga nanti walikotanya juga bisa dari PDI Perjuangan namun tentu membutuhkan dukungan nyata panjenengan semua,” tegasnya.  

Jumat, 07 Agustus 2015

Juliari P. Batubara Janji Kawal Pembangunan Pasar Johar

Foto: Anggota DPR RI Juliari P. Batubara (kemeja putih)menyerahkan bantuan pada warga usai menggelar Reses di Kalibanteng Kulon.
Semarang, 29/7  

Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Juliari P. Batubara turun langsung ke lapangan menyerap aspirasi masyarakat dan berdialog mendengarkan keluhan masyarakat terhadap kinerja pemerintah.

Turut hadir pula bakal calon Walikota Semarang 2016/2021 Hendrar Prihadi dan Kepala Dinas Bina Marga Kota Semarang Iswar Aminuddin.

Juliari di hujani pertanyaan dan keluhan masyarakat Kelurahan Kalibanteng Kulon, Semarang. Salah satunya menanyakan nasib pedagang korban kebakaran Pasar Johar yang sempat mematikan ekonomi warga.

Ia berjanji untuk mengawal pembangunan kembali Pasar Johar yang memerlukan dukungan pemerintah pusat. “Pembangunan Pasar Johar memang memerlukan dana sangat besar, sampai ratusan miliar. Kebetulan, saya berada di Komisi DPR yang membidangi perdagangan,” katanya di Semarang.

Dok : Juliari P Batubara saat reses di kota semarang 

     Hal tersebut diungkapkan anggota Komisi VI DPR yang membidangi industri, perdagangan, dan koperasi itu saat kegiatan serap aspirasi masyarakat di Kelurahan Kalibanteng Kulon, Semarang.

Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah I itu mengakui butuh pendanaan bersama dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kota, provinsi, dan APBN untuk membangun Pasar Johar.

“Kami nanti akan membantu mengawal APBN-nya karena biayanya (membangun Pasar Johar, red.) tidak kecil. Nanti APBD kota dari wali kota dan provinsi dari gubernur,” kata politikus PDI Perjuangan itu.

Ia menjelaskan pembangunan kembali Pasar Johar juga tidak bisa dilakukan sembarangan karena merupakan bangunan cagar budaya sehingga perencanaannya harus dilakukan secara cermat dan detail.

Yang jelas, Juliari mengatakan Pasar Johar harus ditata kembali setelah pembangunan nanti, mulai dari penataan lapak sampai kebersihan agar kembali menjadi pasar tradisional terbesar yang dibanggakan.

Sementara itu, mantan Walikota Semarang Hendrar Prihadi yang juga hadir pada kesempatan itu mengatakan sekarang ini tengah dilakukan proses pembangunan lapak sementara bagi pedagang Pasar Johar.

“Kenapa belum (dibangun, red.)? Sebab, sesuai regulasi memang tidak memungkinkan dilakukan penunjukkan langsung untuk pembangunan lapak sementara itu karena nilai kontraknya yang besar,” katanya.

Makanya, kata dia, pembangunan lapak sementara harus melalui proses lelang yang sekarang ini sudah sampai tahap menunggu pengumuman pemenang lelang dengan nilai proyek yang mencapai Rp. 29 miliar.

Kalau untuk pembangunan kembali Pasar Johar, kata Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi, kendalanya pada penyusunan DED (detail engineering design) yang memerlukan waktu enam bulan dan biaya tidak sedikit.

“Penyusunan DED ini butuh Rp2 miliar. Persoalannya, tidak bisa diambilkan dari APBD perubahan sehingga harus menunggu APBD 2016,” kata Hendi yang mengakhiri jabatan sebagai wali kota sejak 19 Juli lalu.

Namun, Hendi menegaskan pembangunan kembali Pasar Johar bisa dilakukan paling lambat 2017 mendatang, apalagi pemerintah pusat dan pemerintah provinsi sudah berkomitmen untuk membantu pendanaannya.

Selain menampung aspirasi warga, dalam Reses tersebut, Juliari juga memberikan santunan bagi warga kurang mampu dan anak Yatim Piatu di sekitar Kalibanteng Kulon.