Selamat Hari Koperasi ke 70 buat seluruh Anggota Koperasi se-Indonesia !
Rabu, 12 Juli 2017
PERKUAT KERJA SAMA KELAUTAN, DPR GELAR AIPA CAUCUS
Jakarta—
DPR RI menjadi tuan rumah penyelenggaraan ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) Caucus ke-9, yang rencananya akan digelar di Hotel Fairmont, Jakarta, pada 17-20 Juli ini. AIPA Caucus merupakan mekanisme Parlemen negara anggota ASEAN yang bertujuan untuk memantau tindak lanjut pelaksanaan resolusi AIPA, membahas suatu isu tertentu, hingga menjadi ajang pembahasan upaya harmonisasi legislasi yang dapat memfasilitasi kerja sama regional.
Sebanyak 10 Parlemen negara ASEAN telah menyatakan hadir dalam pertemuan ini. Topik utama yang mencuat dalam kaukus kali ini adalah mengenai kerja sama kelautan. DPR RI mengangkat hal ini mengingat visi Indonesia yang bertekad menjadi poros maritim global. Ini menjadi penting mengingat 80 persen kawasan Asia Tenggara didominasi oleh laut. “Ini juga merupakan wujud nyata AIPA membahas isu kelautan dalam upaya pencapaian Goal 14 dari Sustainable Development Goals (SDGs) yakni Conserve and sustainably use the oceans, seas and marine resources for sustainable development. Pemanfaatan dan kerja sama dalam mengelola sumber daya kelautan sangat penting bagi kehidupan dan terkait erat dengan keamanan pangan, lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Tenggara,” papar Wakil Ketua BKSAP, Juliari Batubara.
Selasa, 20 Juni 2017
Juliari : Pilkada 2018 Akan Lebih Panas
SEMARANG, suaramerdeka.com – Persaingan dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018, bakal lebih ketat dan panas. Tak terkecuali di Jateng. Pasalnya, pilkada tersebut mendekati momentum pemilihan presiden dan wakil presiden, serta pemilihan legislatif (pileg) 2019.
“Persaingannya (Pilgub Jateng-red) akan lebih ketat, lebih ‘panas’ karena akan pilpres dan pileg. Namun, kami tetap optimistis menang,” kata Wakil Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan, Juliari P Batubara, saat kunjungan kerja di Semarang, Selasa (13/6) malam.
Karenanya, sambungnya, pengurus tengah menyusun strategi dan perhitungan secara akurat, agar dapat kembali memenangi Pilgub jateng. Penjaringan bakal calon akan segera dilakukan untuk menentukan bakal cagub dan cawagub yang akan diusung pada 2018.
“Kami akan jaring sebanyak-banyaknya bakal calon, bisa saja dari internal partai. Dari eksternal partai juga dibolehkan ikut penjaringan,” ujarnya.
Sebelumnya, KPU RI sudah menetapkan tanggal pencoblosan Pilkada Serentak 2018, yakni pada 27 Juni 2018. Tahapan Pilkada serentak 2018 akan dimulai 10 bulan sebelum hari pencoblosan. Hal itu, berarti tahapan sudah dimulai Agustus 2017.
Pilkada serentak tahun 2018 akan lebih besar daripada pilkada sebelumnya. Sebanyak 171 daerah akan berpartisipasi pada ajang pemilihan kepala daerah tahun depan. Dari 171 daerah tersebut, ada 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten. Beberapa provinsi di antaranya Jabar, Jateng, dan Jatim.
Di sisi lain, Anggota DPR RI Komisi VI ini, juga mengingatkan kepada pemerintah daerah untuk mempererat komunikasi antar komponen masyarakat. Dia tidak ingin, pengalaman Pilkada DKI Jakarta yang terus menjadikan perbedaan terutama agama, sebagai komoditas politik, juga terjadi pada Pilgub Jateng.
“Pemda harus lebih sering turun untuk mendinginkan masyarakat. Terus sosialisasikan bahwa semua bersaudara. Bersatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di bawah Pancasila. Ini harus dilakukan agar rakyat tidak mudah dipecah-belah,” tegasnya.
Kamis, 25 Mei 2017
Juliari Pimpin Delegasi Teknis BKSAP DPR RI di Yunani
YUNANI ,21 Mei 2017- Delegasi Teknis BKSAP DPR RI dipimpin oleh Juliari P.Batubara beranggotakan Dony Maryadi Oekon, Abdul Kadir Karding, dan M. Arief Suditomo melakukan kunjungan kerja ke Athena dalam rangka melakukan parliamentary diplomacy. Kunjungan mendapatkan sambutan positif dari Parlemen, Pemerintah Yunani, dan pelaku usaha Yunani.
Delegasi Teknis BKSAP DPR RI melakukan pertemuan dengan Delegasi Parlemen Yunani yang dipimpin oleh Panagiota Kozompoli-Amanatidi, Ketua Greece-Indonesia Friendship Group, didampingi oleh Foteini Vaki, Sekretaris Greece-Indonesia Friendship Group. Pertemuan membahas perkembangan hubungan bilateral RI-Yunani dan peran Parlemen untuk meningkatkan hubungan kedua negara.
Pertemuan membahas kesamaan kedua negara sebagai negara demokrasi dan kepulauan dan mengidentifikasi beberapa bidang kerja sama yang potensial untuk dikembangkan, antara lain perdagangan, pariwisata, dan maritim.
Selanjutnya, Delegasi juga melakukan pertemuan dengan Director General Contemporary Culture Kementerian Kebudayaan dan Olahraga Yunani bersama dengan pelaku promosi wisata budaya Yunani yaitu manajemen Greek Festival, manajemen opera theatre dan music, dan Pusat Kebudayaan Stavros Niarchos Foundation Cultural Centre.
Dalam pertemuan tersebut dibahas penjajakan partisipasi kelompok seni Indonesia pada festival terbesar dan terkemuka di Yunani dan pertunjukan seni budaya Indonesia di teater utama Yunani baik modern theatre ataupun ancient theatre.
Selain itu, Delegasi melakukan pertemuan dengan Otoritas Pelabuhan Piraeus guna memperoleh informasi best practice pengelolaan pelabuhan, khususnya pelabuhan kapal pesiar dan feri. Sebagaimana diketahui, Pelabuhan Piraeus merupakan perlabuhan terbesar di Yunani sekaligus salah satu pelabuhan terbesar di Eropa dan dunia. Pertemuan diakhiri dengan site visit fasilitas pelabuhan kapal pesiar dan feri yang dimiliki oleh Pelabuhan Piraeus.
Bertempat di Wisma Duta KBRI Athena, Delegasi juga melakukan pertemuan dengan perwakilan WNI di Yunani. Pertemuan diikuti oleh seluruh staf KBRI Athena dan isteri, wakil pengurus organisasi masyarakat, antara lain organisasi induk WNI, Ikatan Kerukunan Keluarga Indonesia di Yunani (IKKIY), organisasi Rohani Islam, organisasi Perhimpunan Kristen, kelompok mahasiswa Universitas Terbuka, sesepuh dan tokoh masyarakat, diaspora Indonesia dan Friends of Indonesia.
Dalam sambutan selamat datang, KUAI RI Athena mengharapkan agar kunjungan tersebut dapat meningkatkan hubungan bilateral kedua negara, khususnya antara Parlemen Indonesia dengan Parlemen Yunani. Sementara itu, Delegasi menyampaikan perkembangan nasional dan menghimbau agar WNI di Yunani tetap menjaga dan meningkatkan persatuan serta menjadi public relation Indonesia di Yunani dengan menyampaikan berita positif dan tidak menyebarkan berita hoax tentang perkembangan Indonesia kepada publik Yunani. Acara ramah tamah dengan WNI diakhiri dengan jamuan makan malam kuliner Indonesia dan acara hiburan bersama WNI.
Senin, 15 Mei 2017
Juliari P Batubara : Semarang Harus Bisa Menata PKL
Semarang, ANTARA JATENG - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Juliari P Batubara mengingatkan Pemerintah Kota Semarang harus bisa menata pedagang kaki lima secara tertib dan rapi.
"Seperti PKL di kawasan Tlogosari. Mereka `kan sudah dikasih tempat, tetapi kembali lagi ke pinggir jalan," katanya saat "Reses dan Kunjungan Kerja" di Balai Kelurahan Tlogosari Kulon Semarang, Jawa Tengah, Jumat.
Sebelum memulai resesnya di tempat itu, Ari, sapaan akrab Juliari menyempatkan berkeliling untuk melihat keberadaan PKL yang marak berjualan di sepanjang kawasan Perumahan Tlogosari.
Pemkot Semarang sebenarnya sudah menyediakan tempat relokasi, yakni Shelter PKL Suryokusumo yang sempat ditempati PKL beberapa waktu, tetapi mereka kemudian kembali marak di pinggir jalan.
"Mereka (PKL) kembali lagi berdagang di bahu-bahu jalan karena di sana (Shelter Suryokusumo) katanya enggak ramai. Namun `kan malah mengganggu kelancaran arus lalu lintas," katanya.
Politikus PDI Perjuangan itu meminta Pemkot Semarang kembali mengumpulkan PKL untuk diajak berembuk mencari solusi terbaik agar mereka kembali menempati tempat relokasi yang sudah disediakan.
"Kumpulin lagi mereka, dikembalikan lagi ke sana (Shelter Suryokusumo). Semua `kan ada aturannya. Jangan seperti Jakarta," Ketua Panja Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) DPR RI itu.
Apalagi, kata Ari, yang duduk di komisi yang membidangi industri, perdagangan dan koperasi di DPR RI itu, PKL di Tlogosari tak hanya diberikan tempat, tetapi juga sertifikat hak guna bangunan (HGB).
"Menurut saya, ini luar biasa. Sudah diberikan tempat dan sertifikat. Sertifikat ini nilainya lebih daripada uang. Makanya, ajak mereka agar mau ditata," kata Wakil Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan itu.
Sementara itu, anggota DPRD Kota Semarang Dyah Ratna Harimurti yang hadir mendampingi Juliari mengakui maraknya PKL tidak lepas dari perkembangan sebuah kota metropolitan, termasuk Semarang.
"Dampak dari banyaknya pengangguran, paling mudah `kan memang berjualan (PKL). Namun harus mau ditata. Seperti di kawasan Tlogosari sudah disediakan Shelter Suryokusumo," kata politikus PDI Perjuangan itu.
(Antara Jateng)
Duta BKSAP DPR RI Juliari P Batubara Memperjuangkan Beasiswa Yang Terhenti di Turki
Sejumlah isu termasuk penghentian beasiswa untuk mahasiswa Indonesia di Turki menjadi perhatian delegasi DPR RI dalam pertemuan bilateral dengan delegasi Parlemen Turki. Agenda ini berlangsung di sela-sela sidang 1st Executive Council and Staff and Financial Regulations APA (Asian Parliamentary Assembly) yang diadakan di Phnom Penh, Kamboja, 26 – 27 September 2016.
Dua perwakilan Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Juliari Batubara Duta BKSAP ini bersama-sama memperjuangkan kelancaran mahasiswa Indonesia yang menuntut Ilmu di negara tersebut.
Dalam pertemuan yang berlangsung akrab antara kedua belah pihak tersebut, ia menyebut DPR memberikan perhatian dan berupaya mencarikan solusi bagi sekitar 280 mahasiswa peserta program PASIAD yang terhenti akibat pergolakan politik di negara tersebut.
Pada bagian lain Ketua Delegasi DPR Juliari Batubara (F PDI Perjuangan) juga memberikan apresiasi atas pemberian akses konsuler bagi tiga mahasiswa Indonesia yang sempat ditahan otoritas Turki dengan tuduhan terlibat gerakan Hizmet/FETO. Saat ini KBRI Ankara sudah memperoleh akses kekonsuleran pada mahasiswa Indonesia yang ditahan dan dijadwalkan akan menjalani persidangan pada bulan November 2016.
“Kami berterimakasih atas kerjasama pemberian akses konsuler yang diberikan oleh pemerintah Turki kepada pelajar Indonesia di Turki dan kerjasama yang baik antara instansi terkait untuk permasalahan tersebut,” tutur Juliari.
Menanggapi hal tersebut, Buryan Kayaturk, selaku Ketua Delegasi Parlemen Turki menyatakan bersedia membantu perihal penghentian beasiswa mahasiswa Indonesia dan berjanji akan mengangkat isu ini dalam pembukaan paripurna Grand National Assembly.
Delegasi DPR RI dan Parlemen Turki sama-sama berharap kerjasama di antara dua negara akan semakin meningkat di sektor perdagangan yang saat ini dibahas melalui Indonesia-Turkey Comprehensive Trade Agreement (IT-CTEPA). Kedua pihak juga sepakat meningkatkan dialog antara Indonesia danTurki pada berbagai bidang termasuk menuntaskan permasalahan islamofobia.
Sabtu, 06 Mei 2017
Juliari : Semarang Bersih Menarik untuk Wisatawan
Semarang, ANTARA JATENG - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Juliari P. Batubara menilai Kota Semarang, Jawa Tengah, harus tampil lebih bersih untuk bisa menggaet lebih banyak kunjungan wisatawan.
"Dibandingkan dengan kota-kota besar di daerah lain, apalagi negara lain, Semarang termasuk kota yang kurang bersih," katanya saat "Reses dan Kunjungan Kerja" di Balai Kelurahan Tlogosari Kulon, Kota Semarang, Jumat.
Reses di Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan, itu merupakan bagian dari kegiatannya di Semarang selain di Kecamatan Mijen, dan menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-470 Kota Semarang.
Seiring dengan hari jadi ke-470 Kota Semarang, Ari, sapaan akrab Juliari mengatakan kebersihan adalah daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung, baik domestik maupun mancanegara.
"Kalau kotanya kurang bersih, wisatawan yang berkunjung kan menjadi kurang nyaman," kata anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah I, meliputi Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kendal, dan Salatiga itu.
Tentunya, kata politikus PDI Perjuangan itu, kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat Pemerintah Kota Semarang, melainkan seluruh pihak, khususnya masyarakat yang harus berperan aktif.
"Warganya harus ikut berperan aktif, misalnya tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan sungai, dan sebagainya," kata Ketua Panja Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) DPR RI itu.
Selain itu, Ari juga merefleksikan HUT Kota Semarang dengan mengajak masyarakat bergerak maju dalam pola pikir seiring dengan pembangunan fisik yang gencar sebagai kota metropolitan.
"Semarang adalah salah satu kota besar di Indonesia. Harus betul-betul bisa menjadi kota yang maju. Bukan hanya fisik, teknologinya, melainkan juga masyarakatnya yang maju dalam pola pikirnya," katanya.
Apalagi, kata dia, Semarang sebagai ibu kota Jawa Tengah pasti menjadi rujukan bagi daerah-daerah lain, terutama yang ada di provinsi tersebut.
"Maju ini tidak hanya berkaitan dengan kesejahteraan, tetapi pemikiran dan wawasan. Kota-kota lain yang ada di Jateng pasti akan berkaca dari Semarang," pungkas Ari.
Langganan:
Postingan (Atom)
















